Alkisah seorang istri mempunyai suami yang mempunyai sifat yang sederhana, sang istri mencintai sifat suaminya yang alami dan juga menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan suaminya, ketika dia bersandar di bahunya yang bidang.
Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, harus diakui, bahwa sang istri mulai merasa lelah, alasan-alasan dia mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.
Sang istri seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Dia merindukan saat-saat romantis seperti layaknya seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah dia dapatkan lagi.
Sang suami jauh berbeda dari apa yang harapkan istrinya. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan mereka telah mementahkan semua harapan sang istri akan cinta yang ideal.
Suatu hari, sang istri beranikan diri untuk mengatakan keputusannya kepada sang suami, bahwa dia menginginkan perceraian.
“Mengapa?”, tanya sang suami dengan terkejut.
“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan,” jawab sang istri.
Sang suami terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.
Kekecewaan sang istri semakin bertambah, ketika seorang pria, suaminya yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, “Apalagi yang bisa saya harapkan darinya?”, tuturnya dalam hati.
Dan akhirnya sang suami saya bertanya, “Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiran kamu?”
Sang istri menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, “Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan merubah pikiran saya.”
Lalu sang istri melanjutkan, “Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yg ada di tebing gunung. Kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya?”
Sang suami termenung dan akhirnya berkata, “Saya akan memberikan jawabannya besok.” Perasaan sang suami langsung gundah mendengar responnya.
Keesokan paginya, sang suami tidak ada di rumah, dan ternyata sang istri menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangan sang suami dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan ……
“Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.”
Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan sang istri.
Sang istri melanjutkan untuk membacanya.
“Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘teman baik kamu’ datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal.”
“Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi ‘aneh’. Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan ‘hal-hal lucu’ yang saya alami.”
“Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu. Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku kamu dan mencabuti uban kamu.”
“Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu.”
“Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu mengalir.”
“Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu. Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu.”
Air mata sang istri jatuh ke atas tulisannya dan membuat tinta pada surat itu menjadi kabur, tetapi sang istri tetap berusaha untuk terus membacanya.
“Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu.”
“Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu. Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia.”
Sang istri segera berlari membuka pintu dan melihat sang suami berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran, sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaannya.
Menangislah sang istri dengan penuh sesal dan haru.
Oh, kini sang istri tahu, tidak ada orang yang pernah mencintainya lebih dari suaminya mencintai dirinya.
Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.
Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”. . .

Alkisah seorang istri mempunyai suami yang mempunyai sifat yang sederhana, sang istri mencintai sifat suaminya yang alami dan juga menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan suaminya, ketika dia bersandar di bahunya yang bidang.

karena cinta tidak selalu berwujud bunga

karena cinta tidak selalu berwujud bunga

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, harus diakui, bahwa sang istri mulai merasa lelah, alasan-alasan dia mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Sang istri seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Dia merindukan saat-saat romantis seperti layaknya seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah dia dapatkan lagi.

Sang suami jauh berbeda dari apa yang harapkan istrinya. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan mereka telah mementahkan semua harapan sang istri akan cinta yang ideal.

Suatu hari, sang istri beranikan diri untuk mengatakan keputusannya kepada sang suami, bahwa dia menginginkan perceraian.

“Mengapa?”, tanya sang suami dengan terkejut.

“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan,” jawab sang istri.

Sang suami terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan sang istri semakin bertambah, ketika seorang pria, suaminya yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, “Apalagi yang bisa saya harapkan darinya?”, tuturnya dalam hati.

Dan akhirnya sang suami saya bertanya, “Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiran kamu?”

Sang istri menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, “Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan merubah pikiran saya.”

Lalu sang istri melanjutkan, “Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yg ada di tebing gunung. Kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya?”

Sang suami termenung dan akhirnya berkata, “Saya akan memberikan jawabannya besok.” Perasaan sang suami langsung gundah mendengar responnya.

Keesokan paginya, sang suami tidak ada di rumah, dan ternyata sang istri menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangan sang suami dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan ……

“Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.”

Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan sang istri.

Sang istri melanjutkan untuk membacanya.

“Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘teman baik kamu’ datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal.”

“Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi ‘aneh’. Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan ‘hal-hal lucu’ yang saya alami.”

“Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu. Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku kamu dan mencabuti uban kamu.”

“Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu.”

“Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu mengalir.”

“Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu. Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu.”

Air mata sang istri jatuh ke atas tulisannya dan membuat tinta pada surat itu menjadi kabur, tetapi sang istri tetap berusaha untuk terus membacanya.

“Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu.”

“Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu. Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia.”

Sang istri segera berlari membuka pintu dan melihat sang suami berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran, sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaannya.

Menangislah sang istri dengan penuh sesal dan haru.

Oh, kini sang istri tahu, tidak ada orang yang pernah mencintainya lebih dari suaminya mencintai dirinya.

Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.

Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”. . .

Posted by: oryza_sativa | 14 June 2009

Sungguh Indah Cinta dalam Islam

Waduh… Air lama amat ya penuhnya??? Mau mandi jadi susah nih… Daripada bengong, mendingan gw curhat aja deh… hehehe…  Dilihat dari judul postingan ini, mungkin lo semua mikir klo gw mau ceramah… ga bro… nyantai aja, gw blom kompeten jadi ustadz koq…

Tema yang mau gw angkat kali ini adalah keindahan Islam dalam mengatur pertemanan antara cewek dan cowok, gw kepikiran tema ini karena kena influence film “Ketika Cinta Bertasbih”, Hoki banget deh gw bisa dapet tuh tiket… Denger-denger sih nih film ngantri tiketnya dari jam 9 pagi, padahal bioskop baru buka jam 11… Dan edannya lagi dalam waktu setengah jam nih tiket dah ludes alias sold out alias abis…

spoiler kcb

spoiler kcb

Tapi emang kualitas film ini dahsyat abis, sampe-sampe dosen RPB dan APK gw aja bela-belain nonton… Jarang banget kan???

Ceritanya gini kira-kira, ada seorang pemuda namanya “azzam”, dia ini dah 9 tahun kuliah di al-azhar Mesir dan ga lulus-lulus… Tapi tunggu dulu, dia ga lulus-lulus bukan karena bego ato pemales, tapi karena dia cari nafkah untuk ngebiayain ibu dan adik-adiknya di Indonesia. Dia kerja jualan tempe dan baso (kayaknya sih semua makanan Indonesia dijual deh ma dia…), kisahnya bermula dari keinginan dia untuk melakukan sunnah Rasul yaitu NIKAH… Dari anjuran Pak Ali (Dia ini supir Dubes RI di Mesir), si-azzam ini dianjurkan untuk meng-khitbah cewek yang namanya Nisa (Sorry, klo sering salah nama, abis nama-namanya susah banget bro…), tuh cewek pokoknya dahsyat abis deh… Sholeh, Kalem, Anggun, pokoknya keibuan dah…

Eh, ternyata ketika si-azzam mau meng-khitbah tuh cewek, doi dah di khitbah duluan ama temennya sendiri… Sekedar informasi nih bro, klo dalem Islam itu apabila ada cewek yang telah di-khitbah maka kita ga boleh nge-khitbah cewek itu, sampai tuh cewek ngasih keputusan… Klo yang nge-khitbah ditolak tandanya kita bisa nge-khitbah doi… tapi klo dia nerima ya jelas donk kita ga bisa nge-khitbah doi,,, masa ngembat istri orang ???

Untuk kelanjutannya mending lo nonton sendiri aja deh, soalnya bakalan panjang banget klo gw terusin…

Pokoknya nih film dahsyat abis deh… Dari Film ini kita bisa tahu bahwa sebenernya Islam dah mengatur cara bergaul dengan lawan jenis, yang ternyata lebih dahsyat dan lebih mutakhir dari gaya pacaran anak-anak yang katanya modern jaman sekarang… Dan yang paling bikin gw ga abis pikir, koq anak-anak jaman sekarang (termasuk gw…. wakakakak…) banyak yang belum tahu hal ini…

Pokoknya bagi lo semua yang mau tobat, pengen bergaul dengan cara Islam, Mendingan nonton deh nih Film… gw aja jadi tobat (Walaupun cuma beberapa hari aja… wakakakak…), Oiya yang main bro… dahsyat, cantik-catik abis… terutama yang jadi Husna (Adiknya Azzam), Dengar-denger sih doi anak ITENAS teknik Lingkungan… Namanya Klo ga salah Meyda Sefira… Dahsyat…

calon istri siapa nih ya???

calon istri siapa nih ya???

Wah, airnya dah penuh tuh… gw mandi dulu ya… bye…

Asslammualaikum Wr. Wb.

Posted by: oryza_sativa | 6 June 2009

upload gambar dengan php

Sebenernya cara upload gambar ini sudah banyak sekali tutorialnya di internet, tapi anehnya koq masih banyak aja yang menanyakan hal ini… Supaya ga pada bingung berikut gw coba kasih sedikit tutorial tentang upload gambar dengan php…

nah, pertama kita buat dulu file upload_form.php (pake ekstensi html juga boleh…), berikut sintaks-nya :

<html>
<head>
<title>Form Upload by -oryza_sativa-</title>
</head>
<body>

<form id=”form1″ action=”upload_proses.php” enctype=”multipart/form-data” method=”post”>
<center>
<h1>SILAKAN UPLOAD-KAN GAMBAR ANDA</h1><br>
Gambar : <input id=”file” type=”file” name=”file”><br>
<input id=”submit” type=”submit” name=”submit” value=”upload”>
</center>
</form>

</body>
</html>

Yang paling penting dari script diatas adalah :

1. <form id=”form1″ action=”upload_proses.php” enctype=”multipart/form-data” method=”post”>

2. <input id=”file” type=”file” name=”file”>

Kedua script tersebut harus disertakan agar form dapat mengirimkan data-data dari suatu file ke server. Berikut screenshot-nya :

screenshot upload form

screenshot upload form

Langkah yang kedua, buatlah file upload_proses.php dengan script sebagai berikut :

<?php

$upload = move_uploaded_file($_FILES['file']['tmp_name'], $_FILES['file']['name']);
if (!$upload) {
echo “Tidak dapat meng-upload file”;
}

header(“Location: upload_sukses.php”);

?>

Script di atas menggunakan fungsi upload file dari php yang kira-kira begini penjelasannya :

move_uploaded_file(lokasi temporary file pada browser, lokasi tempat file yang akan disimpan);

Nah, script diatas menggunakan salah satu variabel global dari php yaitu “$_FILES”, berikut penjelasan tentang variabel ini :

$_FILES merupakan array, berikut adalah komponen-komponen array-nya:

$_FILES["file"]["name"]     -> nama dari file yang di-upload
$_FILES["file"]["type"]     -> tipe dari file yang di-upload
$_FILES["file"]["size"]     -> ukuran dari file yang di-upload
$_FILES["file"]["tmp_name"] -> nama duplikat dari file upload yang disimpan
$_FILES["file"]["error"]    -> kode error apabila ada yang salah dari file yang di-upload

setelah itu kita buat file upload_sukses.php sebagai penanda bahwa file telah sukses di-upload, berikut script-nya :

<?
echo “file sukses di-upload<br><a href=index.php>upload file lain</a>”;
?>

Berikut screenshot-nya :

screenshot sukses upload

screenshot sukses upload

Segitu dulu aja yah tutorial-nya… Silakan download file-nya di sini. Mudah-mudahan bermanfaat, lain kali kita bahas cara upload file yang lebih kompleks…

Assalammualaikum Wr. Wb.

Posted by: oryza_sativa | 5 June 2009

IP Man – Martial Art is not for destroy…

Dahsyat… Dahsyat… Dahsyat… Memang luar biasa film yang satu ini, gw bener-bener mendapatkan pelajaran yang sangat berarti setelah nonton film ini, selain adegan berantemnya yang dahsyat abis (Baru ini gw liat film yang berantemnya asyik setelah era-nya Jet Lee) kisah dan pesan yang disampaikannya juga bener-bener mengena deh…

Film ini berkisah tentang sebuah desa di China (klo ga salah FouSan namanya), di desa ini banyak sekali dojo-dojo (perguruan silat) yang saling bersaing satu sama lain, setiap dojo dipimpin oleh seorang ketua yang memiliki kemampuan kungfu paling hebat diantara yang lainnya, tapi jika ditanya siapakah yang paling hebat di desa itu??? Jawabannya bukan ketua-ketua dojo tersebut, tapi adalah seorang lelaki yang tinggal di rumah mewah bersama istri (gw ngiler nih ngeliat istrinya –> bener-bener ideal, sholehah bro…) yang cantik dan seorang anak laki-laki yang lucu, dia bernama IP MAN.

semua ketua-ketua di dojo tersebut sudah sering kali menantang IP MAN bertarung, tapi belum ada satu pun yang bisa mengalahkannya, sampai suatu ketika ada seorang lelaki perantauan menantang semua ketua di desa Fou San itu, semua ketua itu dikalahnkannya sehingga membuat dia sesumbar “Di desa ini tidak ada yang hebat, aku akan mendirikan dojo nomor satu di daerah ini”, lalu ada seorang kakek berkata padanya, “Kau ini bodoh sekali, yang kau kalahkan tadi bukan yang terhebat di desa ini, kalau kau bisa mengalahkan IP MAN baru kau boleh sesumbar.” Mendengar perkataan kakek itu sang pendekar langsung melabrak rumah IP MAN, dengan tenang (karena atas izin istrinya –> scene yang ini paling dahsyat bro… Lugu banget dah si IP MAN ini…) ia melayani tantangan pendekar tersebut, ternyata pendekar tersebut bukan lawan IP MAN dengan mudah ia mengalahkan pendekar tersebut. Dengan kemenangan tersebut warga desa Fou San sangat berterima kasih pada IP MAN, ia dianggap telah mengangkat harga diri desa.

Banyak sekali orang-orang yang mau belajar bela diri kepadanya, tapi selalu ia tolak termasuk anak teman baiknya yang seorang pengusaha…

Beberapa tahun kemudian Jepang datang melakukan penjajahan halus (biasa,,, ngaku-ngaku sodara tua gitu deh…), sehingga kehidupan di desa Fou San tidak bisa seperti dulu lagi, daerah itu menjadi sangat miskin, rakyat harus kerja keras untuk mendapatkan sekantong gandum, termasuk IP MAN… Ia yang biasa hidup mewah, kini terpaksa ikut sebagai buruh di sejenis pertambangan… Di Pertambangan tersebut Jepang mencari para ahli kungfu untuk diundang bertarung ke markas Jepang, yang bisa menang akan diberi sekantung beras… Teman dari IP MAN ikut pertandingan tersebut, tetapi keesokan harinya temannya tersebut menghilang dan tidak ada yang tahu keberadaannya. Karena penasaran akhirnya IP MAN ikut ke markas Jepang untuk melihat pertandingan tersebut, tetapi yang ia lihat sungguh memilukan,,, salah satu ketua dojo di desa Fou San ditembak setelah gagal menghadapi 3 orang petarung Jepang, untuk membalas perbuatan para petarung Jepang itu, IP MAN menantang 10 orang sekaligus… Ini nih dahsyatnya, semua petarung IP MAN itu dihabisi oleh IP MAN, sehingga ia diberi 10 kantung beras, tapi IP MAN menolaknya,,, Jepang marah dan mengusirnya dari pertambangan.

Teman dekatnya yang seorang pengusaha membuka pabrik di desa Fou San, IP MAN ditawari untuk ikut mengelola pabrik tersebut (karena IP MAN memiliki sebagian saham dari pabrik itu), namun IP MAN menolaknya… Sampai akhirnya ada seorang Kakek yang memintanya mengajari seluruh buruh pabrik tersebut kungfu untuk melindungi diri dari para preman yang selalu meminta uang kepada mereka. Untuk pertama kalinya IP MAN bersedia mengajarkan kungfunya kepada orang lain.

Sementara itu Jepang meminta seluruh antek-anteknya mencari IP MAN, setelah bertemu Jenderal Jepang menawarkan IP MAN untuk mengajarkan kungfu kepada tentar Jepang, bukannya menerima tawaran tersebut, IP MAN malah berkata kepada Jenderal tersebut,”Aku tidak mau mengajari kungfu kepada orang Jepang, tapi kalau kau penasaran aku akan bertarung denganmu.” Jenderal tersebut menerima tantangan IP MAN, sehingga pertarungan dilaksanakan di tengah-tengah kota.

ternyata si Jenderal lagi-lagi bukan tandingan IP MAN, dengan “pukulan tanpa bayangan” si Jenderal tewas seketika, IP MAN membangkitkan semangat Rakyat desa Fou San untuk melawan Jepang dengan mengalahkan Jenderal ini… Namun beberapa saat kemudian timah panas menembus dadanya… IP MAN terjatuh dan seluruh orang di arena itu terkejut, sesaat kemudian IP MAN sudah berada di mobil bersama istri, anak, dan sahabat dekatnya.

Sampai situ film-nya selesai… Gw sendiri ga tahu terusannya gimana,,, tapi sepertinya IP MAN selamet dan membuka dojo sendiri untuk mengajarkan kungfu kepada rakyat China.

spoiler IP MAN

spoiler IP MAN

Pesan yang paling dalem adalah perkataan IP MAN di akhir film itu, kira-kira gini katanya…

“Aku tidak mau mengajarkan kungfu kepada orang Jepang bukan karena mereka menjajah kita, tapi karena kungfu penuh dengan filosofis dan seni… Sedangkan mereka menggunakan Ilmu bela diri untuk menghancurkan dan menyakiti orang lain,,, Padahal seharusnya ilmu bela diri digunakan untuk melindungi orang-orang yang kita sayangi,,, Dan Mereka tidak akan pernah paham akan hal itu.”

Dahsyat kan??? Nah, buat lo-lo semua yang belum nonton buruan deh nonton,,, bener-bener bermutu nih film… Klo lagi bokek silakan lo sedot di tetangga sebelah –> you know lah <– Ok???

Assalammualaikum Wr. Wb.

Posted by: oryza_sativa | 4 June 2009

installasi XAMPP di Linux (Ubuntu)

abis makan siang tadi gw dipusingin dengan komputer dataentry, program offline yang gw buat ga jalan di komputer itu…

Ternyata masalahnya simple, tuh komputer belum diinstallin XAMPP-nya, oiya… sekedar review aja, klo XAMPP itu paket installer yang bisa nginstal Beberapa software kebutuhan website sekaligus (Apache as webserver, mysql as database server, PHP as web programming language, dan Filezilla (File server)). Karena masalahnya dah ketemu, langsung aja gw ambil installer XAMPP di kompie gw,,, eh, ga taunya tuh komputer dataentry make Linux, ya udah deh terpaksa gw cari dulu installer-nya.

Klo di windows kan cara instal-nya tinggal klik 2 kali trus “next-next-an” selesai… Klo di linux kira-kira seperti ini caranya :
Setelah selesai mendownload file installer-nya di sini (Pilih yang paket-nya *.tar.gz).
Lakukan hal-hal berikut ini :

1. Buka “Terminal” Linux (Console/Textmode)
2. Login sebagai root dengan mengetikkan command :
su
/*masukkan password*/

ciri-ciri kita sudah berhasil login adalah berubahnya tanda “$” menjadi “#” di terminal kita…
3. Setelah itu pergi ke directory tempat installer XAMPP yang telah    kita download tadi, dengan command :
cd /tempatsimpeninstallernya
4. Install file installasi tersebut dengan mengetikkan ;
tar xvfz xampp-linux-1.7.1.tar.gz -C /opt
(nama file bisa berubah sesuai versi XAMPP)
5. Selesai deh,,, sekarang ketikkan command berikut untuk menjalankan XAMPP :
/opt/lampp/lampp start

Enter… Sekarang XAMPP dah terinstall dan telah running di kompie kita… Tinggal buka browser terus ketikkan http://localhost.

tampilan localhost/alias sukses install XAMPP

tampilan localhost/alias sukses install XAMPP

Jreng.. Jreng..
Lets coding to make your own Web Aplication…!!!
Assalammualaikum Wr. Wb.

Posted by: oryza_sativa | 4 June 2009

lagu buat “Gamers”

Pagi ini selain kopi dan “temennya”, menu sarapan gw bertambah lagi, yaitu sebuah lagu dari SAYKOJI yang temanya adalah lagu MARS buat GAMERS… lagu ini di sebarkan dengan lisensi OPEN SOURCE, keren… Nah mendingan temen-temen musisi yang belum tenar nih, pada OPEN SOURCE-in aja deh karyanya, yah model-model pemasaran-nya KANGEN BAND sewaktu belum tenar dulu deh… Tapi cuman bedanya klo KANGEN BAND ga ONLINE, nah mendingan yang sekarang pada ONLINE.

klo lo semua pada mau dengerin lagu ini, lo bisa download di sini.

si saykoji

si saykoji

Dah ah preview-nya, gw mau ke “cockpit” lagi nih….

Good Morning!!!

Posted by: oryza_sativa | 3 June 2009

program itung gaji

gara-gara gw BT pas nerima slip gaji yang cuman tulisan doank… (Emang gw dagang sayur???), jadi secara spontan gw bikin sebuah program html + javascript untuk meng-generate slip gaji karyawan. Program yang gw bikin ini cuma untuk meng-generate slip gaji lho… ga pake konek ke database, klo mau konek ke-database akan lebih kompleks lagi dan kayaknya ga cukup klo gw jabarin di sini…

berikut scriptnya (silakan di copycat terus kasih nama apa aja terserah lo.html) :

<!DOCTYPE HTML PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN” “http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd”>
<html>
<head>
<title>Kasir</title>
<meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html; charset=iso-8859-1″>
<script language=”javascript”>

function test2()
{
//hitung total kolom
var masuk=document.getElementById(“harsum1″);
var masuka=masuk.options[masuk.selectedIndex].text/26;
var gatelat=document.getElementById(“harsum2″);
var gatelata=gatelat.options[gatelat.selectedIndex].text;
var lembur=document.getElementById(“harsum3″);
var lembura=lembur.options[lembur.selectedIndex].text;

document.form1.sump.value=parseInt(document.form1.sum1.value)+
parseInt(document.form1.sum2.value)+
(parseInt(document.form1.sum3.value)*masuka)+
(parseInt(document.form1.sum4.value)*lembura)+
parseInt(document.form1.sum5.value)+
(parseInt(document.form1.sum6.value)*gatelata)+
parseInt(document.form1.sum7.value)-
parseInt(document.form1.sum8.value);
}

</script>
</head>

<body>
<form name=”form1″>
<table align=”center” width=”400″>
<tr>
<td colspan=”4″ bgcolor=”#CCCCCC” align=”center”>SLIP GAJI KARYAWAN<br>PT. XXX</td>
</tr>
<tr>
<td colspan=”4″ align=”center”><hr></td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Nama Karyawan</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″><input type=”text” id=”lumpsum0″ name=”lumpsum0″></td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Jumlah Hadir</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>
<select id=”harsum1″ name=”harsum1″>
<option value=”1″>1</option>
<option value=”2″>2</option>
<option value=”3″>3</option>
<option value=”4″>4</option>
<option value=”5″>5</option>
<option value=”6″>6</option>
<option value=”7″>7</option>
<option value=”8″>8</option>
<option value=”9″>9</option>
<option value=”10″>10</option>
<option value=”11″>11</option>
<option value=”12″>12</option>
<option value=”13″>13</option>
<option value=”14″>14</option>
<option value=”15″>15</option>
<option value=”16″>16</option>
<option value=”17″>17</option>
<option value=”18″>18</option>
<option value=”19″>19</option>
<option value=”20″>20</option>
<option value=”21″>21</option>
<option value=”22″>22</option>
<option value=”23″>23</option>
<option value=”24″>24</option>
<option value=”25″>25</option>
<option value=”26″>26</option>
</select> Hari
</td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Jumlah Hadir Tanpa Telat</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>
<select id=”harsum2″ name=”harsum2″>
<option value=”1″>1</option>
<option value=”2″>2</option>
<option value=”3″>3</option>
<option value=”4″>4</option>
<option value=”5″>5</option>
<option value=”6″>6</option>
<option value=”7″>7</option>
<option value=”8″>8</option>
<option value=”9″>9</option>
<option value=”10″>10</option>
<option value=”11″>11</option>
<option value=”12″>12</option>
<option value=”13″>13</option>
<option value=”14″>14</option>
<option value=”15″>15</option>
<option value=”16″>16</option>
<option value=”17″>17</option>
<option value=”18″>18</option>
<option value=”19″>19</option>
<option value=”20″>20</option>
<option value=”21″>21</option>
<option value=”22″>22</option>
<option value=”23″>23</option>
<option value=”24″>24</option>
<option value=”25″>25</option>
<option value=”26″>26</option>
</select>  Hari
</td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Jumlah Jam Lembur</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>
<select id=”harsum3″ name=”harsum3″>
<option value=”1″>1</option>
<option value=”2″>2</option>
<option value=”3″>3</option>
<option value=”4″>4</option>
<option value=”5″>5</option>
<option value=”6″>6</option>
<option value=”7″>7</option>
<option value=”8″>8</option>
<option value=”9″>9</option>
<option value=”10″>10</option>
<option value=”11″>11</option>
<option value=”12″>12</option>
<option value=”13″>13</option>
<option value=”14″>14</option>
<option value=”15″>15</option>
<option value=”16″>16</option>
<option value=”17″>17</option>
<option value=”18″>18</option>
<option value=”19″>19</option>
<option value=”20″>20</option>
<option value=”21″>21</option>
<option value=”22″>22</option>
<option value=”23″>23</option>
<option value=”24″>24</option>
<option value=”25″>25</option>
<option value=”26″>26</option>
<option value=”27″>27</option>
<option value=”28″>28</option>
<option value=”29″>29</option>
<option value=”30″>30</option>
<option value=”31″>31</option>
<option value=”32″>32</option>
<option value=”33″>33</option>
<option value=”34″>34</option>
<option value=”35″>35</option>
<option value=”36″>36</option>
<option value=”36″>37</option>
<option value=”36″>38</option>
<option value=”36″>39</option>
<option value=”36″>40</option>
</select> Jam
</td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Gaji Pokok</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>Rp <input type=”text” id=”sum1″ name=”sum1″ size=”10″ maxlength=”8″ onKeyUp=”test2()” value=”0″></td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Tunjangan Jabatan</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>Rp <input type=”text” id=”sum2″ name=”sum2″ size=”10″ maxlength=”8″ onKeyUp=”test2()” value=”0″></td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Transport</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>Rp <input type=”text” id=”sum3″ name=”sum3″ size=”10″ maxlength=”8″ onKeyUp=”test2()” value=”0″></td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Lembur</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>Rp <input type=”text” id=”sum4″ name=”sum4″ size=”10″ maxlength=”8″ onKeyUp=”test2()” value=”0″></td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Premi Hadir</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>Rp <input type=”text” id=”sum5″ name=”sum5″ size=”10″ maxlength=”8″ onKeyUp=”test2()” value=”0″></td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Uang Makan</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>Rp <input type=”text” id=”sum6″ name=”sum6″ size=”10″ maxlength=”8″ onKeyUp=”test2()” value=”0″></td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Bonus</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>Rp <input type=”text” id=”sum7″ name=”sum7″ size=”10″ maxlength=”8″ onKeyUp=”test2()” value=”0″></td>
</tr>
<tr>
<td width=”190″>Potongan</td>
<td width=”5″>:</td>
<td width=”5″></td>
<td width=”200″>Rp <input type=”text” id=”sum8″ name=”sum8″ size=”10″ maxlength=”8″ onKeyUp=”test2()” value=”0″></td>
</tr>
<tr>
<td>Total Gaji</td>
<td>:</td>
<td></td>
<td>Rp <input type=”text” id=”sump” name=”sump” size=”10″ maxlength=”10″ disabled value=”0″></td>
</tr>
<tr>
<td colspan=”4″ align=”center”><hr></td>
</tr>
<tr>
<td colspan=”2″ bgcolor=”#CCCCCC” align=”center”>ttd<br><br><br><br><br><u>DIRUT XXX</u></td>
<td colspan=”2″ bgcolor=”#CCCCCC” align=”center”>ttd<br><br><br><br><br><u>KEUANGAN XXX</u></td>
</tr>
<tr>
<td colspan=”4″ align=”center”><hr></td>
</tr>
<tr>
<td colspan=”4″ bgcolor=”#CCCCCC” align=”center”><A HREF=”javascript:window.print()”>print</A></td>
</tr>
</table>
</form>
</body>
</html>

Nah klo udah dibuat file html-nya silakan dipakai langsung,

Berikut screenshot tampilannya :

tampilan program slip gaji

tampilan program slip gaji

oiya…

klo gw supaya tuh program bisa dipake tanpa browser, gw bikin tuh file html jadi file chm,,, gampang koq tinggal pake chmmaker aja, silakan lo semua download di sini

Mudah-mudahan bisa berguna yah tuh program kecil… Assalammualaikum Wr. Wb.

Posted by: oryza_sativa | 3 June 2009

Hampir Berhasil

Sedikit lagi gw pagi ini tidak akan mengalami keterlambatan, awalnya sih gw dah bangun pagi… tapi karena keasikan sarapan jadi rada telat sedikit. Mana jalan Buah batu udah kayak kawasan segitiga emas Jakarta lagi, Gimana mau lancar??? Tapi ga pa2 deh, yang penting hari ini sudah mengalami peningkatan, besok pasti berhasil… Amin.

Pagi ini diawali dengan lagu “cita-citaku” karya Panas Dalam (menurut gw sih lebih pantes klo dikasih nama rintihan bencong…), Waduh nih lagu dahsyat abis, musiknya kena banget kerasa soul sedihnya… Tapi syairnya… waduh parah abis… menurut gw yang paling menarik adalah pantun di akhir lagu, begini bunyinya :

Dimana ada kemauan di situ ada jalan
Dimana ada kemaluan di situ ada persoalan

Sampe kantor, gw touching-touching dikit kerjaan iseng kemaren, gw bikin mini software slip gaji, abis BT gw… masa pas gajian kemarin slip gaji-nya tulisan tangan??? Mana Headernya tulisan “UPAH” lagi… Makanya langsung deh gw bikinin tuh software… Tutorial-nya ntar siang aja ya… abis sekarang gw mau kerja dulu, bisa diomelin bos gw klo curhat mulu… See ya…

Posted by: oryza_sativa | 2 June 2009

SEO part 1

Belum lama ini gw baru nyelesain satu web, gw pikir setelah web jadi ga akan ada masalah lagi. Eh, ternyata si client minta supaya web-nya gampang di-index ama mbah google dan kawan-kawannya, dan klo bisa dapet peringkat 1 di semua search engine (klo yang ini kayaknya nyewa seo company aja deh, biar cepet…).
Nah yang akan gw bahas sekarang adalah peng-optimize-an web agar gampang di-index oleh para kakek pencari web (terutama mbah google).
setelah berjelajah di dunia maya, lintas web, loncat dari satu forum ke forum lainnya, akhirnya gw bisa dapet beberapa tips dari mereka (thanks guys…), diantaranya :

belajar seo

belajar seo

1. Buatlah sebuah file robots.txt di root folder web kita
Untuk tips yang satu ini sebenernya ga masalah klo kita ga mau semua isi web kita diindeks ama “si mbah”, cuma agar web kita lebih terkontrol maka sebaiknya kita kasih file ini. Kita juga ga mau kan klo halaman administrator di-index juga ama si mbah… Kira-kira isi file-nya seperti ini :

User-agent: * (tanda bintang menunjukkan klo web kita bisa di-indeks oleh semua search engine)
Disallow:(untuk bagian ini, kosongkan jika ga ada folder yang di-restrict, klo ada isi aja, misal /admin/)

2. Buat Judul/Tittle dari web kita semirip mungkin dengan keyword yang akan kita tuju.
Jika kita mau web kita di temukan oleh “si mbah” dengan keyword bergaul maka sebaiknya kata bergaul di letakkan di judul dan posisikan di awal kalimat judul itu.

3. Buat META description dan META keywords semirip mungkin dengan keywords yang akan kita tuju, dan usahakan jumlah katanya optimal (antara 18-27).
META ini sungguh dibutuhkan klo mau web lo terindeks dengan baik oleh “si mbah”, terutama META description-nya.

4. Dari sisi server, pilihlah hosting company yang bagus, dan klo bisa jangan gunakan re-direction pada web kita.
misalnya aja domain kita www.domain.com, jangan di re-direct ke www.domain.com/id (ato kemana gitu…), “si mbah” ga suka dengan web yang lempar-lemparan (bola kali…).

5. Gunakan “alt img” di setiap gambar yang kita pasang di web, usahakan kata-katanya mirip dengan keywords yang kita tuju.

6. Update terus web kita, makanya walaupun web kita statis usahakan kasih fasilitas artikel, agar web kita awet

Nah, klo semua dah kita lakukan, kita test hasil rekayasa kita di seotest.

Mungkin segini dulu aja untuk kali ini, masih banyak trik lain yang blom gw jabarin di sini, ntar deh klo ada waktu lagi gw kasih lagi.

See ya… Assalammualaikum Wr. Wb.

Posted by: oryza_sativa | 1 June 2009

Awal Bulan Juni

Berawal dari bangun di pagi hari yang cerah langsung bikin roti isi, kopi panas, dan tentunya sebatang rokok biar badan anget dan jadi semangat. Saking semangatnya jadi lupa klo hari ini ada deadline bikin proposal, terpaksa deh sebelum ngantor ngetik dulu. Akibatnya hari ini gw telat lagi deh, lumayanlah cuman telat 25 menit (ternyata berat juga nih konsekuensinya).
Sampai di kantor gw langsung semangat ngotak ngatik kerjaan, maklum di kepala cuman ada bayangan “nih hari kan tanggal satu, itu tandanya…”, tapi ternyata tuh rejeki datengnya sore banget, gw kira ditunda ternyata nggak… hehehehe… Dengan senang hati gw terima hasil kerja gw, tapi ternyata gw ga terima full bulan ini, abis gw sering telat sih… haduh… tapi ga pa2 koq, Alhamdulillah,,, besok ga lagi2 deh gw telat, rugi bandar bo…
Pulang ngantor, si eneng nelpon… gw kirain ada apaan, ternyata doi ngajakin nonton, ditraktir lagi… asik… gw langsung semangat meluncur ke kediaman doi… Ampe bioskop ada dua pilihan pilem, Terminator ato Night at Museum, Karena Terminator waktunya paling pas jadi kita pilih pilem ini aja.

Terminator 4

Terminator 4


Wuih, ternyata pilemnya lumayan dahsyat… Gimana ntar Transformer ya???
Jadi ceritanya di terminator kali ini perang antara mesin dan manusia sudah dimulai, dimulai dari flashback sebellum perang, dimana ada seorang Doktor yang membuat sebuah biorobot dari narapidana bernama Marcus,,, sang Doktor membuat Robot tersebut dengan tujuan melawan mesin untuk kelangsungan ras manusia,,, makanya embel-embel belakangnya “salvation”. Tapi ternyata di akhir cerita si Marcus menyerahkan jantungnya ke si Connor, dan perang (yang gw kira mesin dah hancur semua) masih berlanjut, kayaknya sih bakalan ada terminator 5 nih…
Abis nonton gw langsung tepar, waduh ngantuk banget pokoknya. Tapi ga pa2 yang penting bulan ini diawali dengan kegiatan yang cukup positif dan membangkitkan semangat… Chayo!!!

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.